Dua Mahasiswa PAI UMPalopo Tuntaskan 30 Juz, Harumkan Kampus di Wisuda Tahfidz VI

Dua Mahasiswa PAI UMPalopo Tuntaskan 30 Juz, Harumkan Kampus di Wisuda Tahfidz VI

Makassar — Kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Palopo. Dua mahasiswanya, Amri (PAI 2024) dan Salman (PAI 2025), berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an dan mengikuti Wisuda Tahfidz al-Qur’an VI yang diselenggarakan oleh Markaz Tahfidz al-Qur’an Ma’had al-Birr Unismuh Makassar.

Kegiatan wisuda yang berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026 ini digelar di Hotel Novotel Makassar dan diikuti oleh sebanyak 83 wisudawan dari berbagai latar belakang. Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh haru, menjadi momen istimewa bagi para penghafal Al-Qur’an yang telah menuntaskan perjalanan panjang mereka.

Perjalanan Amri dan Salman dalam menghafal Al-Qur’an bukanlah hal yang mudah. Di tengah padatnya aktivitas perkuliahan, keduanya tetap istiqamah membagi waktu antara akademik dan muroja’ah hafalan. Bangun di sepertiga malam, menjaga konsistensi setoran hafalan, serta menghadapi berbagai tantangan mental dan fisik menjadi bagian dari proses panjang yang mereka jalani. Ketekunan dan kesabaran menjadi kunci utama hingga akhirnya mampu menuntaskan 30 juz dengan baik.

Proses ini mengajarkan kami tentang kesabaran, kedisiplinan, dan keikhlasan. Tidak hanya menghafal, tetapi juga menjaga hafalan adalah tantangan terbesar,” ungkap salah satu wisudawan dengan penuh rasa syukur.

Prosesi wisuda berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Para wisudawan tampil mengenakan busana putih yang melambangkan kesucian dan kemuliaan Al-Qur’an. Lantunan ayat-ayat suci menggema di ruangan utama hotel, menghadirkan suasana yang menyentuh hati para hadirin. Salah satu rangkaian penting adalah tasmi’ hafalan secara terbuka, di mana peserta menunjukkan kelancaran hafalan mereka di hadapan para penguji.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan sertifikat serta penyematan simbol kelulusan kepada para wisudawan. Tangis haru dan rasa bangga terlihat dari keluarga yang turut hadir, menyaksikan perjuangan panjang yang akhirnya membuahkan hasil membanggakan.

Keikutsertaan Amri dan Salman dalam wisuda ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik Universitas Muhammadiyah Palopo sebagai institusi yang mampu melahirkan generasi Qur’ani yang unggul, baik dalam akademik maupun spiritualitas.

Kesan mendalam dirasakan oleh kedua mahasiswa tersebut. Mereka mengungkapkan bahwa pengalaman ini menjadi titik penting dalam perjalanan hidup mereka. “Ini bukan akhir, tetapi awal untuk terus berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar mereka.

Harapan pun disampaikan agar semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk menghafal Al-Qur’an. Selain itu, mereka berharap dukungan dari kampus dan berbagai lembaga terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang kondusif bagi lahirnya para hafidz dan hafidzah.

Dengan capaian ini, Amri dan Salman tidak hanya membuktikan kemampuan mereka, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Sebuah langkah nyata menuju terbentuknya insan berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi umat dan bangsa.

Penyunting: Aliyah Astari, S.H.Int., M.Hub.Int.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *