Tahun Kedua, UMPalopo Jadi Pelopor Kolaborasi Kurban Muhammadiyah di Thailand

Yala, Thailand (30 Mei 2026) – Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo) kembali mengambil bagian dalam program Kurban Internasional Muhammadiyah yang dilaksanakan di Provinsi Yala, Thailand, Ahad, 30 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Asosiasi Kantor Urusan Internasional PTMA (ASKUI PTMA), Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Thailand, dan Muhammadiyah Association of Thailand untuk menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat Muslim di Thailand Selatan.

Program tersebut menjadi wujud nyata sinergi Muhammadiyah lintas negara dalam memperluas manfaat ibadah kurban sekaligus memperkuat dakwah kemanusiaan di tingkat internasional. Pelaksanaan kurban dipusatkan di Distrik Baro Yaha, Provinsi Yala, yang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan komunitas Muslim terbesar di Thailand.

UMPalopo tercatat sebagai salah satu perguruan tinggi yang berpartisipasi aktif dalam program tersebut. Bahkan, tahun 2026 menjadi tahun kedua UMPalopo terlibat dalam kegiatan kurban internasional di Thailand dan termasuk pelopor dalam kolaborasi kurban yang melibatkan sejumlah PTMA bersama PCIM Thailand.

Rektor Universitas Muhammadiyah Palopo, Prof. Suhardi M. Anwar, Drs. M.M., CIQaR. CDM. menyampaikan rasa syukur atas keberlanjutan program yang tidak hanya menghadirkan manfaat sosial, tetapi juga memperkuat jejaring internasional Muhammadiyah.

“Alhamdulillah, UMPalopo kembali dipercaya menjadi bagian dari program Kurban Internasional Muhammadiyah di Thailand. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi umat, bahkan melampaui batas negara,” ujarnya.

Menurut Prof. Suhardi, keterlibatan UMPalopo dalam program tersebut sejalan dengan visi kampus untuk menjadi perguruan tinggi unggul yang berdaya saing global dan berkontribusi dalam penyelesaian persoalan kemanusiaan. Ia menilai kolaborasi antar-PTMA menjadi modal penting dalam memperkuat peran Muhammadiyah di tingkat internasional.

Program Kurban Internasional tahun ini mendapat dukungan dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah, yakni Universitas Muhammadiyah Gresik, Universitas Muhammadiyah Palopo, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Universitas Muhammadiyah Metro, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas Muhammadiyah Tangerang, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, serta PCIM Thailand.

Ketua panitia pelaksana dari PCIM Thailand menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong Muhammadiyah dalam menjawab kebutuhan masyarakat Muslim minoritas di Thailand Selatan.

“Kurban ini bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi juga tentang menghadirkan kepedulian, persaudaraan, dan penguatan ukhuwah Islamiyah lintas negara,” katanya.

Pihak Muhammadiyah Association of Thailand juga mengapresiasi dukungan PTMA yang terus berpartisipasi setiap tahun. Mereka menilai kehadiran perguruan tinggi Muhammadiyah Indonesia telah memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, baik melalui program sosial maupun penguatan hubungan kelembagaan.

Secara tidak langsung, pengurus Muhammadiyah Thailand menjelaskan bahwa bantuan kurban yang disalurkan sangat dinantikan masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan di wilayah Yala dan sekitarnya. Selain membantu pemenuhan kebutuhan pangan saat Iduladha, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara komunitas Muslim Thailand dan Indonesia.

Sementara itu, ASKUI PTMA menegaskan bahwa program internasional semacam ini tidak hanya berorientasi pada kegiatan sosial keagamaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat jejaring global perguruan tinggi Muhammadiyah. Melalui kolaborasi tersebut, PTMA dapat membangun hubungan yang lebih erat dengan komunitas internasional dan organisasi Muhammadiyah di luar negeri.

“Kami berharap sinergi ini terus berkembang dan melibatkan lebih banyak PTMA pada tahun-tahun mendatang. Semangat berbagi harus menjadi jembatan kolaborasi global Muhammadiyah,” ujar salah satu perwakilan ASKUI PTMA.

Keikutsertaan UMPalopo dalam program Kurban Internasional Thailand mempertegas komitmen kampus dalam mendukung internasionalisasi Muhammadiyah melalui aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Selain memperluas jejaring global, program ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai Islam berkemajuan dapat diwujudkan melalui kolaborasi, kepedulian, dan pengabdian lintas negara.

Dengan keterlibatan yang telah memasuki tahun kedua, UMPalopo berharap dapat terus berkontribusi dalam berbagai program internasional Muhammadiyah serta memperkuat peran kampus sebagai bagian dari gerakan dakwah dan kemanusiaan global yang memberi manfaat bagi umat di berbagai belahan dunia.

Penyunting: Aliyah Astari, S.H.Int., M.Hub.Int.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *