
Universitas Muhammadiyah Palopo (UM Palopo) kembali akan menyelenggarakan International Conference on Business, Education, Health and Scien-Tech (ICBENS) tahun ke-2. ICBENS tahun 2025 ini mengusung tema “Artificial Intelligence and Digital Transformations: Reinventing Business, Education, Health, and Science for a Sustainable Global Future”. Tema ini diangkat untuk menekankan pentingnya adabtasi terhadap Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari kehidupan, namun tetap ditekankan bahwa AI hanya sebagai alat bantu, bukan pengganti peran manusia.
Dalam wawancara bersama Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMPalopo Junaidi, S.E., M.Ak., C.A., Ph.D., selaku penanggung jawab teknis kegiatan menyampaikan bahwa The 2nd ICBENS dirancang sebagai forum akademik yang mempertemukan para peneliti, praktisi, dan akademisi lintas disiplin ilmu, hingga lintas regional untuk membahas peran teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan dalam rangka menuju masa depan global yang berkelanjutan.
“Melalui konferensi ini, kami ingin membangun jejaring antar akademisi serta menghadirkan ruang dialog internasional terkait kecerdasan buatan yang belakangan ini sedang marak menjadi topik dalam pelbagai bidang, serta dampak dan pengaplikasiannya yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga penerapannya secara nyata dalam mendukung transformasi sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sains,” ujarnya.
Penerimaan naskah telah resmi dibuka sejak 25 Agustus 2025, dengan agenda puncak konferensi akan berlangsung pada 10–11 November 2025 di Gedung MCC UMPalopo. Selanjutnya, hasil penelitian terpilih akan dipublikasikan dalam bentuk prosiding pada 30 November 2025. The 2nd ICBENS ini akan menghadirkan keynote speakers berskala internasional dari berbagai institusi ternama, diantaranya Universitas Muhammadiyah Magelang, University of Western Australia, Universiti Malaysia Kelantan, dan Rajamangala University of Technology Krungthep, Thailand.
Lebih lanjut, forum internasional ini diharapkan dapat memperkuat peran UM Palopo dalam membangun jejaring riset global dan meningkatkan kontribusi pendidikan tinggi di Indonesia dalam sektor transformasi digital berskala internasional.
Harapan kami, ICBENS tahun kedua ini tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga memperluas kerja sama strategis sekaligus menegaskan komitmen UM Palopo untuk menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berorientasi global. Kami juga berharap kegiatan ini dapat menggugah pandangan kita bahwa ilmu pengetahuan selalu berkembang, sehingga akademisi perlu adaptif dan terbuka terhadap perubahan” tegasnya.
The 2nd ICBENS merupakan ruang strategis bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk memperkuat kontribusi ilmu pengetahuan yang berdaya guna. Jangan lewatkan kesempatan untuk berpartisipasi pada ICBENS tahun ke-2, forum internasional yang memberi ruang kolaborasi, inovasi, dan publikasi untuk masa depan yang berkelanjutan.






Leave a Reply