
Palopo — Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui capaian mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2023, Surahman Herman, yang berhasil meraih Juara I Nasional dalam ajang lomba menulis yang diselenggarakan oleh Antero Literasi Indonesia pada Maret 2026. Atas capaian tersebut, Surahman juga resmi menjadi penulis buku nasional dengan hasil penilaian tim redaksi berkategori “sangat baik”.
Prestasi ini tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan akumulasi dari rekam jejak kompetitif Surahman diberbagai ajang ilmiah tingkat nasional sepanjang 2025. Ia tercatat meraih Juara III sekaligus Best Paper pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional TANIN#6 yang diselenggarakan oleh Universitas Mataram, serta Juara II Harapan dalam ajang Gelar Lomba Riset dan Ilmiah (GELORA) oleh FISIP Universitas Hasanuddin. Selain itu, ia juga menjadi finalis pada sejumlah kompetisi bergengsi seperti Nalar Scientific Fest Universitas Negeri Makassar dan Pekan Riset Ilmiah Mahasiswa Nasional (PRISMA) 2025.
Menariknya, capaian terbaru Surahman tidak hanya berasal dari karya ilmiah, tetapi juga dari karya sastra berupa cerpen bertema “Jalani Hidup Apa Adanya”. Hal ini menunjukkan fleksibilitas intelektual mahasiswa dalam mengembangkan gagasan, baik dalam kerangka akademik maupun ekspresi literasi kreatif.
Dalam keterangannya, Surahman menegaskan bahwa pencapaiannya merupakan hasil dari konsistensi dan proses panjang.
“Kemenangan ini bukan hanya hasil dari satu lomba, tetapi akumulasi dari konsistensi saya dalam berpikir, ketekunan, dan keberanian untuk terus mengasah gagasan di tengah keterbatasan. Ini menjadi pengingat bahwa batas kemampuan sering kali ditentukan oleh sejauh mana kita mau keluar dari zona nyaman,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa perjalanannya di dunia kepenulisan tidak lepas dari perannya sebagai Founder dan Ketua Umum UKM PENA LAMINAR, sebuah unit kegiatan mahasiswa yang berfokus pada pengembangan riset, karya tulis ilmiah, dan keorganisasian. Lingkungan akademik yang suportif, termasuk dukungan dari pembina dan sivitas kampus, menjadi faktor penting dalam proses tersebut.
Namun demikian, dalam perspektif yang lebih reflektif, Surahman juga menyampaikan harapannya terhadap institusi.
“Prestasi ini seharusnya tidak berhenti sebagai kebanggaan simbolik, tetapi menjadi titik awal refleksi institusional. Mahasiswa yang mampu berprestasi secara konsisten menunjukkan potensi yang perlu dikembangkan secara sistematis melalui dukungan yang lebih konkret,” tambahnya.
Pernyataan ini menjadi catatan penting dalam konteks pengembangan ekosistem akademik kampus. Secara jurnalistik, hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan individu perlu diimbangi dengan sistem pendukung yang berkelanjutan, seperti pembinaan riset, pendanaan kompetisi, serta mentoring akademik.
Rektor UMPalopo, Prof. Dr. H. Suhardi M. Anwar, Drs., M.M., CIQaR., CDM., dalam pernyataannya mengapresiasi capaian tersebut sekaligus menegaskan komitmen universitas.
“Prestasi yang diraih oleh Surahman Herman merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa UMPalopo memiliki daya saing di tingkat nasional. Ini sejalan dengan visi kami dalam membangun budaya akademik yang unggul, berlandaskan nilai-nilai keislaman, serta mendorong integrasi antara ilmu pengetahuan dan karakter. Universitas akan terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan riset dan literasi mahasiswa sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu,” tegasnya.
Capaian ini sekaligus memperkuat positioning UMPalopo sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga aktif mendorong mahasiswa untuk berkontribusi melalui riset, literasi, dan inovasi di tingkat nasional.
Sebagai kampus berbasis nilai-nilai Islam, UMPalopo menempatkan pengembangan intelektual dan spiritual sebagai satu kesatuan. Prestasi Surahman menjadi representasi nyata dari integrasi tersebut, di mana kemampuan berpikir kritis, etika akademik, dan semangat keilmuan berjalan beriringan.
Melalui berbagai capaian ini, UMPalopo terus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang, berprestasi, dan berkontribusi secara luas. Momentum ini juga menjadi bagian dari penguatan citra institusi dalam menjaring calon mahasiswa baru yang memiliki semangat unggul dan berkemajuan.






Leave a Reply