
Universitas Muhammadiyah Palopo (UM Palopo) kembali menegaskan kiprahnya di kancah akademik internasional melalui penyelenggaraan The 2nd International Conference of Business, Education, Health, and Scien-Tech (ICBENS). Konferensi internasional yang digelar pada 10 Oktober 2025 ini mengusung tema “Artificial Intelligence and Digital Transformation: Reinventing Business, Education, Health, and Science for a Sustainable Global Future.”
Kegiatan bergengsi ini menghadirkan empat keynote speaker dari berbagai negara, yaitu:
- Prof. Ir. Ts. Dr. Arham Bin Abdullah dari Universiti Malaysia Kelantan (Malaysia),
- Andreawan Honora, Ph.D dari University of Western Australia (Australia),
- Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T dari Universitas Muhammadiyah Magelang (Indonesia), dan
- Clinton Chidiebere Anyanwu dari Rajamangala University of Technology Krungthep (Thailand).
Rahmad Solling Hamid, S.E., M.M. selaku ketua panitia menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kegiatan ini bukan hanya sebagai rutinitas tahunan, melainkan sebagai perencanaan strategis untuk masa depan yang bekelanjutan”

Dalam sambutan Rektor Universitas Muhammadiyah Palopo, Prof. Dr. H. Suhardi M. Anwar, Drs., M.M., CIQAR, yang juga secara resmi membuka kegiatan ini, menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber serta peserta konferensi.
“Terima kasih kepada para keynote speaker dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Melalui konferensi ini, kita sebagai akademisi diharapkan dapat turut berkontribusi dalam berbagai bidang, khususnya dalam mendorong transformasi digital menuju masa depan yang berkelanjutan,” ujar Prof. Suhardi dalam sambutannya.

Turut hadir pula Staf Ahli Bidang Kesra Setda Kota Palopo, Drs. Taufik Gurrahman, M.Si., sebagai perwakilan dari WaliKota Palopo, yang memberikan apresiasi tinggi kepada UMPalopo atas terselenggaranya konferensi internasional ini. Ia menilai, kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata peran perguruan tinggi dalam memperkuat jejaring akademik global sekaligus meningkatkan kualitas riset di daerah.
“Kegiatan ini sangat luar biasa, karena tidak hanya memperluas wawasan akademisi lokal, tetapi juga menghadirkan para pembicara internasional yang mampu memberi inspirasi dan arah baru bagi dunia pendidikan dan riset di Indonesia,” tuturnya.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan sesi presentasi ilmiah oleh para presenter yang sebelumnya telah mengirimkan naskahnya. Presentasi dibagi ke dalam 11 kelas luring dan 5 ruang daring, mencakup berbagai topik di bidang bisnis, pendidikan, kesehatan, dan sains-teknologi.


Melalui penyelenggaraan 2nd ICBENS 2025, UM Palopo menunjukkan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam membangun kolaborasi internasional dan memperkuat kontribusi akademisi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta transformasi digital yang berkelanjutan di era kecerdasan buatan.






Leave a Reply