
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Palopo Posko 22 menginisiasi Program Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bekerja sama dengan warga dan pemuda Karang Taruna Desa Wonorejo Timur, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur. Kegiatan ini dilaksanakan di Lorong 3, Sidotepung 1, pada Sabtu (6/9/2025).
Program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan tanaman obat tradisional sebagai alternatif pengobatan alami dan mandiri di lingkungan rumah tangga. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa bersama warga menanam berbagai jenis tanaman obat yang mudah ditemukan dan memiliki khasiat tinggi bagi kesehatan, di antaranya jahe, kunyit, serai, dan miana.
Selain praktik menanam, mahasiswa juga menghadirkan media edukasi berupa banner informatif yang menampilkan berbagai jenis tanaman obat beserta manfaatnya. Media ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat mengenai fungsi dan cara pemanfaatan tanaman obat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber tanaman obat tradisional. Selain mudah diperoleh, tanaman ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan bisa menjadi alternatif swamedikasi sederhana,” ujar Koordinator Posko 22.

Program TOGA ini sekaligus menjadi upaya mahasiswa KKN-T dalam mendukung pola hidup sehat berbasis kearifan lokal, dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk kembali mengenal potensi alam sekitar.
Kegiatan ini disambut antusias oleh warga dan pemuda Karang Taruna yang turut serta dalam proses penanaman. Sinergi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T UMPalopo Posko 22 berharap masyarakat Desa Wonorejo Timur dapat semakin termotivasi untuk mengembangkan tanaman obat keluarga di pekarangan rumah sebagai langkah sederhana menuju kehidupan yang lebih sehat dan mandiri.






Leave a Reply