UMPalopo Gelar Pembukaan Mahad Al-Jami’ah Angkatan 2025, Tekankan Pembinaan Karakter dan Integritas

UMPalopo Gelar Pembukaan Mahad Al-Jami’ah Angkatan 2025, Tekankan Pembinaan Karakter dan Integritas

Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo) resmi membuka kegiatan Mahad Al-Jami’ah Angkatan Tahun 2024, sebuah program pembinaan wajib bagi mahasiswa baru yang dirancang untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai keislaman sekaligus membentuk karakter unggul, berdaya saing, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Acara pembukaan dihadiri jajaran pimpinan universitas, Badan Pembina Harian (BPH), dosen, pendamping, serta seluruh peserta Mahad Al-Jami’ah Tahun 2025.
Dalam laporan Ketua Panitia, Taslim, S.Pd.I., M.Pd.I., selaku penanggung jawab menjelaskan bahwa Ma’had Al-Jami’ah merupakan program wajib bagi seluruh mahasiswa baru dengan pendekatan berbeda sesuai latar belakang agama. “Bagi mahasiswa Muslim, fokus pada penguatan dasar-dasar Islam. Sedangkan bagi non-Muslim, diarahkan ke lembaga terkait. Universitas Muhammadiyah Palopo hadir untuk semua, bukan hanya untuk yang Muslim,” tegasnya. Ia juga menambahkan, kegiatan dilaksanakan di Kampus 1 dan Kampus 2 dengan pendampingan khusus.


Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang (AIK), Kerjasama, dan Community Empowerment, Dr. Muh. Yusuf Qamaruddin, S.E., M.M., yang membuka kegiatan ini secara resmi, menekankan bahwa kegiatan seperti ini merupakan ciri khas Muhammadiyah yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga menanamkan nilai hikmah, karakter, dan kebermanfaatan. “Kami berharap mahasiswa bisa sukses dalam kuliah, organisasi, maupun kegiatan kemahasiswaan, dan menjadi lulusan unggul yang membawa manfaat di mana pun berada,” ujarnya.


Hadir Pula, Ketua BPH UMPalopo, dr. H. Abubakar Malinta yang dalam amanatnya mengingatkan pentingnya menjaga amanah dan konsistensi dalam menjalankan tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa kebersamaan adalah modal utama dalam membangun kampus. “Kami berharap seluruh civitas akademika semakin semangat, solid, dan menjaga nilai kebersamaan demi memajukan UMPalopo,” ungkapnya.


Menjelang penyerahan piagam penghargaan kepada peserta terbaik Angkatan sebelumnya, Prof. Dr. Hadi Pajariyanto, M.Pd., mewakili dosen dan anggota AIK, turut memberikan arahan. Ia menegaskan bahwa Ma’had Al-Jami’ah bukanlah bentuk dogma, melainkan program pembinaan dan pengenalan nilai serta norma keislaman sebagai pengetahuan yang bermanfaat bagi mahasiswa. “UMPalopo adalah kampus yang anti penindasan dan diskriminasi SARA. Jadi tidak perlu khawatir bagi mahasiswa non-Muslim, karena pembinaan juga akan difasilitasi dalam forum lain sesuai keyakinan masing-masing,” jelasnya.


Sebagai penutup acara, diumumkan peserta terbaik Ma’had Al-Jami’ah Angkatan 2024, yang dipilih berdasarkan kedisiplinan, keaktifan, serta capaian akademik dan non-akademik selama mengikuti kegiatan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas diri baik di dalam maupun di luar kampus.
Dengan dibukanya Mahad Al-Jami’ah Angkatan 2025 secara resmi, UMPalopo meneguhkan komitmennya untuk melahirkan generasi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral, spiritual, dan sosial dalam membangun peradaban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *