Guru SDN 25 Sabbamparu Dibekali Deep Learning dan Coding, UMPalopo & Politeknik Dewantara Dorong Transformasi Pendidikan Digital

Guru SDN 25 Sabbamparu Dibekali Deep Learning dan Coding, UMPalopo & Politeknik Dewantara Dorong Transformasi Pendidikan Digital

Upaya meningkatkan kualitas pendidikan dasar di era digital mendapat perhatian serius dari perguruan tinggi di Kota Palopo. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo) bersama Politeknik Dewantara Palopo melaksanakan pelatihan peningkatan kompetensi guru di SDN 25 Sabbamparu, Kecamatan Wara Timur.

Kegiatan yang mengusung tema “Deep Learning and Coding, KA to Future” ini bertujuan membekali guru dengan kemampuan menyusun modul ajar berbasis teknologi, khususnya pengenalan pemrograman (coding) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Pelatihan ini merupakan bagian dari hibah PkM sebagai implementasi Tri Dharma perguruan tinggi untuk mendukung transformasi pendidikan di sekolah dasar.
Pelatihan diisi oleh tiga narasumber utama:
• Suardi, S.Pd., M.Pd., (anggota) dari Politeknik Dewantara Palopo yang memaparkan materi “Penyusunan Modul Ajar Deep Learning”, dengan penekanan pada konsep dasar serta aplikasi dalam pembelajaran dasar.
• Sahrir, S.Pd., M.Pd., (ketua) dari UMPalopo dengan materi “Penyusunan Modul Ajar Koding dan Pemanfaatan Aplikasi Artificial Intelligence”, mengulas bagaimana AI dapat menciptakan pembelajaran interaktif dan adaptif.
• Hasbi, M.Kom., (anggota) dari UMPalopo yang memandu praktik coding dasar secara langsung, dengan metode menyenangkan dan mudah dipahami guru.

Sejumlah mahasiswa dari UMPalopo dan Politeknik Dewantara juga turut dilibatkan sebagai pendamping teknis, membantu jalannya pelatihan sekaligus memberi contoh penerapan praktis di kelas.

Kepala SDN 25 Sabbamparu menyampaikan apresiasi tinggi atas kegiatan ini. “Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini. Wawasan baru yang diperoleh membuat guru-guru kami lebih siap menghadapi perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, guru diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, sekaligus menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif dan relevan bagi peserta didik. Dengan bekal coding dan AI, guru diyakini dapat membuka jalan bagi lahirnya generasi yang siap bersaing di era digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *