
Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari wilayah Luwu Raya yang diundang secara resmi untuk menghadiri Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025. Kegiatan bergengsi yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini digelar pada 7–9 Agustus 2025 di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Institut Teknologi Bandung (ITB).
Konvensi yang mengusung tema “Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan & Pemerataan Ekonomi” ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Acara ini dihadiri lebih dari 1.000 ilmuwan terkemuka, seperti Sir Konstantin Novoselov, peraih Nobel Fisika 2010, Prof. Brian Paul Schmidt, peraih Nobel Fisika 2011, Prof. Chennupati Jagadish, ahli optoelektronika dan Presiden Australian Academy of Sciences, serta Prof. Lam Khin Yong, pakar nanoteknologi dari Nanyang Technological University, Singapura. Selain itu, turut hadir menteri kabinet Indonesia Maju, dan para pimpinan industri nasional dan global. Kehadiran UMPalopo dalam forum elite ini menjadi tonggak penting dalam kontribusi kampus terhadap peta jalan riset dan inovasi nasional.

Rektor UMPalopo, Prof. Dr. H. Suhardi M. Anwar, M.M., CIQaR., menghadiri kegiatan ini dengan penuh antusias. “Sebagai satu-satunya perguruan tinggi dari Luwu Raya yang mendapatkan undangan resmi, ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Kami siap berkontribusi aktif dalam diskusi strategis nasional. Ini juga menjadi bukti bahwa UMPalopo mulai diperhitungkan dalam ekosistem riset dan inovasi di Indonesia,” tegasnya.
Lebih lanjut, Prof. Suhardi menyampaikan bahwa keterlibatan UMPalopo dalam KSTI 2025 adalah bagian dari langkah nyata mendukung visi Presiden untuk menjadikan sains dan teknologi sebagai pilar utama transformasi ekonomi nasional. “Kampus tidak boleh sekadar menjadi menara gading. Kami ingin membuktikan bahwa dari Palopo, kontribusi untuk masa depan Indonesia yang berdaya saing bisa dimulai,” tambahnya.

Agenda KSTI 2025 mencakup pidato Presiden, kuliah umum peraih Nobel, keynote speech dari jajaran Menteri Kabinet, diskusi lintas sektor pentahelix, serta pameran riset unggulan dari perguruan tinggi dan industri. Acara ini menjadi wadah strategis memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat.
“UMPalopo siap menjalin kolaborasi dan membangun jejaring nasional untuk riset, terutama dalam bidang yang menjadi prioritas pembangunan. Semoga keikutsertaan ini membuka lebih banyak peluang kemitraan dan pengembangan akademik ke depan,” tutup Rektor.






Leave a Reply